Ketentuan Akademik

Ketentuan Akademik

Sistem Kredit Semester (SKS)
Penyelenggaraan pengajaran pada Program Pascasarjana, khususnya Pogram Studi Magister Arsitektur, menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS).

Sistem Kredit Semester
Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan satuan kredit semester (sks) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program.

Semester
Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan iringannya, termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian.

Satuan Kredit Semester
Satuan Kredit Semester selanjutnya disingkat sks adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal per minggu sebanyak 1 jam perkuliahan atau 2 jam praktikum, atau 4 jam kerja lapangan, yang masing-masing diiringi oleh sekitar 1 – 2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1 – 2 jam kegiatan mandiri

Nilai satuan sks
Nilai satu satuan kredit semester ( 1 sks) untuk perkuliahan
Merujuk pada Permenristekdikti no 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, tanggal 28 Desember 2015, pasal 17

1. Satu sks pada proses pembelajaran berupa kuliah, responsi, atau tutorial, terdiri atas:

  1. kegiatan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu per semester;
  2. kegiatan penugasan terstruktur 60 (enam puluh) menit per minggu per semester; dan
  3. kegiatan mandiri 60 (enam puluh) menit per minggu per semester.

2. Satu sks pada proses pembelajaran berupa seminar atau bentuk lain yang sejenis, terdiri atas:

  1. kegiatan tatap muka 100 (seratus) menit per minggu per semester; dan
  2. kegiatan mandiri 70 (tujuh puluh) menit per minggu per semester.

3. Perhitungan beban belajar dalam sistem blok, modul, atau bentuk lain ditetapkan sesuai dengan kebutuhan dalam memenuhi capaian pembelajaran.

4. Satu sks pada proses pembelajaran berupa praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis, 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester.

Kehadiran Mahasiswa Dan Dosen Dalam Perkuliahan
Mahasiswa diwajibkan hadir minimal 70% dari tiap perkuliahan yang dijadwalkan sesuai dengan mata kuliah yang ditempuhnya, sebagai prasyarat untuk dapat mengikuti Ujian Akhir Semester (Final Test), baik reguler maupun Ujian negara (Ujian Pengawasan Mutu).
Mahasiswa hendaknya  menunggu kehadiran dosen di kelas dalam waktu 15 menit. Apabila sesudah 15 menit ternyata dosen belum juga hadir tanpa pemberitahuan, maka salah seorang wakil mahasiswa melaporkan kepada pimpinan Program Studi untuk mencarikan dosen pengganti. Apabila sudah ada kepastian bahwa dosen pengganti belum ada, mahasiswa dapat meninggalkan ruang kuliah, setelah menandatangani daftar kehadiran mahasiswa.
Jika dosen berhalangan, sehingga kehadirannya tidak sesuai dengan ketentuan Kalender Akademik, maka Dosen tersebut berkewajiban menggantikan kuliahnya pada kesempatan yang lain atau diisi dengan kegiatan yang sama oleh dosen lain. Selain itu dosen yang bersangkutan harus memberitahukan ketidak-hadirannya kepada Pimpinan Fakultas/Jurusan, serta kepada mahasiswa.
Dosen melalaikan kewajiban-kewajiban tersebut di atas, pimpinan Program Studi dapat memberikan teguran/peringatan dan sanksi mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat (pemberhentian)

Tesis
Segala sesuatu yang berkaitan dengan tatacara dan ketentuan administrasi akademik pengusulan, pembimbingan, dan ujian tesis serta petunjuk teknis penulisan tesis di atur secara terpisah pada buku Pedoman dan Petunjuk Teknis Penulisan Tesis.